![]() |
| Depan: Miss Wieda, Miss Juju, Miss Gebby. Belakang: Mr. Imron, Mr. Erik, Mr. Imam |
Assalaamu’alaikum wa rahmatullaah wabarakaatuhu,
Apa kabar Sahabat Muslim Inspiratif :)
Pada suatu hari menjelang pulang kerja, Team Marketing Mutif Corp berfoto bersama menyambut libur 3 hari. Setelahnya kami teringat tentang ayat Al-Qur'an dan hadits yang menjelaskan betapa pentingnya menjaga persaudaraan diantara sesama mukmin. :)
Pada suatu hari menjelang pulang kerja, Team Marketing Mutif Corp berfoto bersama menyambut libur 3 hari. Setelahnya kami teringat tentang ayat Al-Qur'an dan hadits yang menjelaskan betapa pentingnya menjaga persaudaraan diantara sesama mukmin. :)
“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (Al-Hujurat: 10)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam telah memberikan kita motivasi akan pentingnya menjaga keutuhan umat dengan menjaga persaudaraan diantara Ummat Islam berikut ini,
“Sesungguhnya kedudukan seorang mukmin di kalangan orang-orang beriman adalah seperti kepala dari tubuhnya. Ia akan merasa sakit jika badannya sakit.” (Imam Ahmad).
Dalam hadits yang serupa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam menyampaikan juga bahwa,
“Perumpamaan orang-orang beriman dalam kecintaan, kelembutan dan kasih sayang di antara mereka ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggota sakit, maka seluruh anggota turut merasakannya dengan tetap berjaga dan demam.” (Muslim & Ahmad).
Selanjutnya Syekh Musthafa Masyhur dalam bukunya “Jalan Dakwah” mengingatkan betapa penting dan perlunya bersaudara karena Allah dalam konteks dakwah dan keumatan. Inilah yang pertama sekali Rasulullah lakukan ketika mempersaudarakan antara orang-orang Muhajirin dan Anshor. Merekalah contoh teladan yang indah dan agung tentang cinta dan ikrar yang mengutamakan persaudaraannya lebih dari segalanya.
“Dan orang-orang yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman (Anshor) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshor) ‘mencintai’ orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin). Dan mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung.” (Al-Hasyr: 9)
Demikian Sahabat Muslim Inspiratif, semoga kita semua senantiasa mengingatnya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan amal ibadah kita, dan meraih ridho dari Sang Maha Pencipta, Allah Subhanahu wata'ala. Aamiiin... :)
Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullaah wabarakaatuh
Sumber: http://bit.ly/1PCjy3p
![]() |
| Depan: Miss Wieda, Miss Juju, Miss Gebby. Belakang: Mr. Imron, Mr. Erik, Mr. Imam |


